Kendaraan Peluncur Satelit Kutub (PSLV) pekerja keras India akan kembali terbang malam ini, 11 Januari pukul 23:47. EST (0447 GMT, 10:17 pagi IST pada 12 Januari), membawa satelit militer EOS-N1 dan beragam koleksi muatan komersial. Peluncuran ini menandai langkah penting dalam memulihkan kepercayaan setelah kegagalan pada Mei 2025, dan menggarisbawahi ambisi India yang semakin besar dalam pengawasan dan pertahanan berbasis ruang angkasa.
Bangkit dari Kemunduran
PSLV, roket empat tahap yang andal dengan rekam jejak 30 tahun, mengalami kegagalan ketiga dari 63 peluncuran pada Mei 2025, yang mengakibatkan hilangnya satelit pengamat Bumi EOS-09. Misi malam ini sangat penting untuk membuktikan kesiapan operasional kendaraan yang berkelanjutan. Roket tersebut sebelumnya telah mencapai keberhasilan besar, termasuk penyelidikan bulan pertama India, Chandrayaan-1 (2008), Misi Pengorbit Mars (2013), dan observatorium surya Aditya-L1 (2023).
Fokus Militer: EOS-N1
Muatan utama, EOS-N1 (juga dikenal sebagai Anvesha), adalah satelit pencitraan hiperspektral yang dirancang untuk observasi Bumi. Artinya, ia akan mengumpulkan data dari ratusan panjang gelombang cahaya, sehingga memungkinkan analisis permukaan planet secara mendetail. Sumber intelijen mengonfirmasi bahwa satelit ini akan dioperasikan oleh militer India, menyediakan kemampuan pengawasan waktu nyata. India secara aktif memperluas armada satelit militernya untuk pengawasan dan komunikasi yang aman.
Muatan Beragam
Selain EOS-N1, PSLV akan membawa berbagai muatan internasional:
- Seorang Thailand-Inggris Satelit pengamat bumi.
- Satelit Brasil yang dirancang untuk membantu kapal penangkap ikan yang mengalami kesulitan.
- Demonstrasi pengisian bahan bakar di orbit oleh perusahaan India.
- Kapsul masuk kembali, KID (Kestrel Initial technology Demonstrator), dari startup Spanyol Orbital Paradigm.
Kapsul KID akan terpisah dari roket dan mendarat di Pasifik Selatan, menandai demonstrasi kemampuan masuk kembali dengan cepat.
Ekspansi Komersial
Misi ini adalah peluncuran kesembilan yang diselenggarakan oleh NewSpace India Limited, cabang komersial ISRO, yang menyoroti semakin besarnya peran India di pasar luar angkasa global.
Dorongan baru India dalam teknologi satelit militer menandakan komitmen strategis untuk memperkuat infrastruktur intelijen dan pertahanan berbasis ruang angkasa. Keberhasilan peluncuran ini akan sangat penting untuk mempertahankan keunggulan kompetitifnya dalam lanskap ruang angkasa yang berkembang pesat.




















