Home Hiburan Selebritas James Earl Jones: Suara di balik karakter ikonik dan warisan panggung

James Earl Jones: Suara di balik karakter ikonik dan warisan panggung

0

James Earl Jones lebih dari sekedar pengisi suara. Dia adalah seorang raksasa di atas panggung dan membawa kehadiran yang kuat dalam setiap peran yang dia mainkan. Aktor ini lahir pada 17 Januari 1931 di Arkabutla, Mississippi dan tumbuh menjadi salah satu tokoh paling dihormati di teater dan film Amerika. Dia mempelajari keahliannya dan mengasah keterampilannya di New York, membuat debut Broadwaynya pada tahun 1957.

Penampilannya di “Othello” tahun 1964 dipuji oleh para kritikus. Reputasinya semakin diperkuat dengan penampilannya di Festival Shakespeare New York dari tahun 1961 hingga 1973. Dia tahu bagaimana menjaga suasana dengan diam atau beberapa kata.

Dia juga bermain sebagai lawan main George C. Scott di The Great White Hope pada tahun 1960an. Dia berperan sebagai petinju hitam yang berjuang melawan rintangan. Produksi panggung ini begitu kuat sehingga ia memenangkan Tony Award untuk produksi ini. Dia kemudian mengulangi perannya dalam adaptasi film tahun 1970.

“Dia bisa membungkam seluruh ruangan atau sekadar mengatakan sesuatu.”

Pada tahun 1978, ia kembali ke Broadway di J.B.. Kemudian muncul film pemenang Tony Award lainnya, Fences, pada tahun 1985, yang menunjukkan kemampuannya untuk mengekspresikan rasa sakit yang dalam dan kompleks. Karya televisinya juga terkenal. Dari 1979 hingga 1980 ia membintangi serial televisi “Paris”. Dia memenangkan Penghargaan Emmy untuk film Gabriel’s Fire (1990-91) dan pada tahun 1990 untuk film TV Gabriel’s Fire.

Anda mungkin mengenalnya dari Coming to America (1988) dan sekuelnya pada tahun 2021. Dia juga muncul di Perburuan Oktober Merah (1990) dan Menangis, Negeri Tercinta (1995).

Tapi kemudian ada suara.

Baritonnya yang nyaring menjadi ikon dalam franchise “Star Wars”. Kontras antara pria yang lembut dan Sith Lord yang ganas sungguh meresahkan. Ini bekerja dengan sangat baik. Dia juga memerankan Mufasa di The Lion King (1994) dan remake tahun 2019. Peran-peran ini bukan hanya bagian dari sejarah budaya pop;

Adakah orang lain yang memberi bobot sebesar itu pada karakter ini? Mungkin tidak.

Karir Jones berlangsung selama beberapa dekade. Dia berpindah dengan mudah antara teater, televisi dan film. Dia tidak pernah hanya menjadi “pengisi suara”. Dia adalah seorang aktor pertama. Suara hanyalah alat untuk karakter.

Warisannya tetap ada. Anda dapat mendengarnya di sulih suara modern. Anda juga dapat melihatnya dalam pertunjukan teater baru. Penduduk asli Mississippi ini mengubah wajah dunia hiburan. Itu tidak keras. Ini tentang kenyataan.

Ini lebih sulit dari yang terlihat.

Exit mobile version