Galileo mengubah cara kita memandang alam semesta. Ia dilahirkan di Pisa pada tanggal 15 Februari 1564, putra seorang musisi. Dia awalnya belajar kedokteran. Kemudian dia beralih ke matematika. Perubahan ini mendefinisikan warisannya.
Ketenaran awalnya datang dari penemuannya sekitar tahun 1586. Ia menciptakan keseimbangan hidrostatis. Hal ini memungkinkan pengukuran kepadatan secara akurat. Pada tahun 1589, ia menerbitkan makalah tentang pusat gravitasi benda padat. Studi ini memberinya kesempatan untuk mengajar di Universitas Pisa.
Jadi dia menantang Aristoteles. Para filsuf kuno berpendapat bahwa benda yang lebih berat jatuh lebih cepat daripada benda yang lebih ringan. Galileo membantahnya. Dia mengusulkan percepatan seragam benda jatuh. Dia juga menunjukkan bahwa proyektil mengikuti jalur parabola. Ini bukan hanya matematika. Ini adalah perubahan mendasar dalam pemahaman kita tentang gerakan.
Sekilas tentang alam semesta
Pada tahun 1609 dia melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan siapa pun sebelumnya. Dia mengarahkan teleskopnya ke langit. Hasilnya langsung terlihat dan mengejutkan.
Bulan bukanlah bola yang sempurna. Permukaannya tidak beraturan. Kawah dan gunung memecah kehalusannya. Ini bertentangan dengan gagasan kesempurnaan surgawi.
Dia melihat ke Bima Sakti. Ini bukan kabut mendung. Itu terdiri dari bintang-bintang individu yang tak terhitung jumlahnya. Alam semesta jauh lebih besar dan lebih padat dari yang dibayangkan siapa pun.
Lalu dia memandang Jupiter. Dia melihat satelit mengorbitnya. Satelit-satelit ini kemudian diberi nama satelit Galilea. Bumi bukanlah pusat dari semua pergerakan. Jupiter memiliki sistemnya sendiri. Ini merupakan pukulan besar bagi model geosentris.
Konflik dengan gereja
Penemuan ini menyebabkan pengangkatannya sebagai filsuf dan ahli matematika oleh Grand Duke of Tuscany. Dia memperoleh status. Tapi dia juga punya musuh.
Saat mengunjungi Roma pada tahun 1611, ia mempromosikan sistem Copernicus. Model ini menempatkan matahari di tengahnya. Para profesor Aristoteles membencinya. Gereja setuju dengan mereka. Pada tahun 1616, Copernicanisme dinyatakan salah dan keliru.
Galileo sekali lagi diizinkan menulis tentang subjek tersebut. Masalahnya adalah dia perlu membicarakan hal ini tanpa komitmen. Dia tidak dapat menyatakan bahwa hal itu benar. Dia hanya bisa menawarkannya sebagai hipotesis.
Ia menulis Dialogue Concerning the Two Chief World Systems pada tahun 1632. Buku ini merupakan karya tulis ilmiah. Itu juga merupakan hukuman mati atas kebebasannya.
Para Jesuit sangat marah. Inkuisisi mengadili dia. Dia dihukum karena ajaran sesat. Dia terpaksa menarik kembali keyakinannya.
Tahanan rumah dan Tahun Terakhir
Dia menghabiskan sisa hidupnya di bawah tahanan rumah. Dia tinggal di Arcetri dekat Florence. Dia melanjutkan penelitiannya. Dia terus menulis.
Pada tahun 1637 ia menjadi buta. Kegelapan tidak menghentikan pekerjaannya. Dia meninggal pada 8 Januari 1642.
Warisannya melampaui penemuannya. Begini cara dia melakukannya. Dia menggunakan observasi untuk menantang otoritas. Dia memercayai apa yang dilihatnya. Dia tidak percaya dengan apa yang diberitahukan kepadanya.
Pendekatan ini mendefinisikan ilmu pengetahuan modern. Kami masih menggunakan prinsipnya. Kami masih mencari. Kami masih mempertanyakan. Kami masih mengukur.
Alam semesta tidak seperti yang terlihat. Ini rumit.


















